Pencitraan Bagian 06

Duduk hampir 12 jam. Selama 6 hari dalam seminggu. Hanya ada waktu 1 jam saja ‘tuk beristirahat dalam seharian bekerja. Waktu kosong ini digunakan untuk menghabiskan perbekalan. Mengunyah ayam sambal cabai hijau. Satu persatu masuk mulutku. Perlahan. Hingga tak tersisa. Uh kenyangnya perut ini. Sedap. Sesudahnya ku minum air putihku. Inilah penawar rasa pedasnya ayam pop. Waduh pedasnya. Hah. Pedas sekali.

Rokokku hisap. Badanku mencerna makan siangku tadi. Wanita muda yang berada di depan tempat ku bekerja selalu duduk merokok.

Setiap toko disini berbeda-beda. Tak saling berkaitan pada jenis tertentu. Jika kau bisa melihat ruko ke ruko disini jaraknya sangat berdekatan.

Wanita yang kulihat ini adalah seorang janda. Imaji buruk bisa dinilai dari sekedar melihatnya merokok.

Nyaris semakin hariku bekerja semakin banyak waktuku menatapnya. Celana jeans ketat. Baju kemeja bermotif garis. Dengan warna baju yang mencolok. Rambut panjangnya terkadang basah saat pagi hari. Ketika jam makan siang tiba akan terlihat telah kering, lurus, hitam terawat.

Sebulan kemudian aku berhasil berbincang-bincang singkat dengan teman sekantornya. Tak lama kami bertiga berkumpul dengan wanita tadi. Pagi-pagi saat sebelum bekerja. Gaya bahasanya sederhana. Bibir tipisnya berbicara ceplas ceplos seperti teman kerjaku. Tak ada rasa feminim ketika berbicara dengannya. Sementara itu harum parfumnya sungguh membiusku. Menghayutkan. Didepan tokonya wanita ini menceritakan pekerjaannya. Sambil sesekali meminum kopi instantnya. Aku asik mendengarkan pengalamanya bekerja tanpa sanggup memandangnya.

Sialan. Aku malu. Tapi. Aku mau. Wanita yang menarik ketika bertutur.

Sayangnya tak ada waktu berbicara panjang lebar. Karena tak lama kemudian datang pelanggan ke tokonya. Ah harum parfumnya hilang. Obrolan pengalaman kerjanya pun selesai. Dia langsung saja meningalkanku. Setelah itu aku hanya bisa melihat bekas lipstik merah pada filter rokoknya. Dibiarkan terbakar begitu saja.

Diterbitkan oleh asepcashball

Mantan nett, calon pengusaha, seorang pecinta wanita yang doyan baca, nulis ma nyoba2 buat tulisan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: