Revisi terakhir

Setiap tulisan memiliki tujuan. Kalau dalam karya ilmiah tujuannya adalah menuntaskan gelar akademik setrata satu dengan syarat penulisan sesuai ketentuan akademis. Tulisan serius dari orang yang tak selalu serius. Sebuah karya tulis yang bukan apa-apa dibandingkan tulisan lain yang bertema sama di kampusku.

Kalau boleh dingat kembali. Mengingat prosesnya dari awal mula. Yang bisa diberi keyword dari awal: Cover, abstrak, keyword, daftar isi, daftar table, daftar gambar, bab 1; pengenalan, rumusan masalah, batasan masalah, kuantitatif/kualitatif, objektif, bab 2; teori yang berhubungan dengan bab 4, teori diambil dari para pakar, aktual, nama pakar, kutipan parafrase, bab 3; data objek penelitian, bab 4; Tinjauan bab 3 dengan teori bab 2 secara langsung, bab 5; kesimpulan, saran, glossary, data diri penulis.
Proses bimbingan dengan dosen, pencarian data, buku, internet, wawancara, semua dilakakukan meskipun beberapa data yang susah dicari terpaksa diakali dibuat fiktif. Wawancara, tanda tangan, cap dibuat sendiri dengan semangat biar cepat lulus. Lagian sedari dulu tidak mengerjakannya dari yang ditugasi dosen. Salah A ku tambahi B, C, D, dua minggu selanjutnya datang dengan malas-malasan dikerjakan tapi seperti dibuat sempurna tapi, lupa bahwa waktu revisi terus berlangsung. Tiada waktu lagi dikejar umur.

*****

Pulang pergi ke tempat printing digital. Mencetak ratusan halaman. Membayarnya dengan uang Ibu. Aksistensi kepada dosen pembimbing. Bimbingan selesai langsung saja merevisi karya tulis akademik dengan kondisi kelelahan sehabis pulang pergi naik ojeg dan angkot selama perjalanan. Tiduran sebentar diangkot terasa begitu nikmatnya.

Skripsi diprint untuk selanjutnya dijilid lalu diberikan kepada dosen pembimbing. Disetujui dengan keterangan bab v harus diprint. Ternyata bab v dijilid dan ini belum di print. Terpaksa di print ulang. Di kasihkan kembali. Uang lagi keluar. Capek lagi mengulang printnya. Kesalahan ke-2, bab selanjutnya harus di edit pada bagian glossary karena ada kata yang berwarna. Ngeprint berkali-kali. Demi ijazah ya gak apa-apalah. apa-apalah. Daripada ngerjain penilitian terus2an gak ada akhirnye.

Selesaikan sekarang, kumpulkan segera. Selesai, dan ya selesai juga kalo rajin dateng kekampus mah. ko kemaren gak dateng ke kampus se intens ini sih. Tiap hari dateng ya. Dikerjain mah beres juga ning. Untung aja. Huh! Nuhun Gusti. Nuhun.

Diterbitkan oleh asepcashball

Mantan nett, calon pengusaha, seorang pecinta wanita yang doyan baca, nulis ma nyoba2 buat tulisan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: