Depresi bagian ii

Mungkin aku hanya ingin dekat ibuku. Aku sayang padanya dengan segala hormat. Tetapi beberapa hari ini aku sulit tidur. Selalu saja ada suara dalam otakku. Terdengar terus menerus. Badanku selalu brigidig seketika, tandanya ketakutan ketika suara-suara itu terdengar langsung menyambar tiba-tiba. Suara yang mengarahkanku untuk segera menjawabnya secara intra personal, yang tentu saja tidak selalu tentang orang lain saja, melainkan tentang kedirian yang saling berhubungan satu sama lain.

*****

Suara itu bergabung dengan tv. Suara itu datang. Aku langsung menghapus zine. Menghilangkan luka lama yang seharusnya ditulis tanpa perlu kawatir akan apa pun menghalanginya. Sesuatu hal tentang kedirian yang bisa saja menyebabkan Ibuku menghilang dibunuh oleh kenyataan yang tertulis pada zine tersebut. Sampai juga pada menghapus file tulisan, lagu, gambar. Abokep. Zine yang dihapus dengan penuh ketakutan bila diingat ada tulisan yang menyedihkan disana tertulis bukan dari awal tadi kubilang. Sungguh menakutkan. Beberapa bahkan mengingatkanku pada tulisan awal pertama-tama saat pertama menulis zine tersebut. Betapa menakutkannya kenyataan itu.
Isi yang ditulis dari kisah yang sudah dilupakan pada semasa muda belia. Jauh, jauh hari sebelumnya tidak menulis sesuatu. Ini cerita lama, tentang masa lalu yang tak pantas dikenang, tapi selalu seperti minta ditulis ulang. Tulisan retrospektif.

*****

Mulai berhenti merokok. Sudah bukan berdasarkan tidak ada uang. Tapi memang benar tidak mau dipaksakan menjadi ahli hisap. Mulutku sudah merasa pahit. Malahan beberapa hari ini menangis sendiri, melamun, menangis lagi. Yang ku ingat seperti ini. Aku mendengar semua orang bicara tapi pikiranku melanjutkan suara-suara itu menjadi sepertinya berhubungan denganku.

Suara-suara. Sidiran bahkan hinaan terdengar seketika orang-orang membicarakanku. Semua tentang aku pribadi dan bagaimana mengganggunya aku sebagai seorang yang menyendiri. Merasa tertekan dengan lingkungan baik kerja, rumah bahkan ketika tidur.

*****

Mengerjakan pekerjaan yang seharian penuh di toko. Salah satu mendapatkan, salah dua tidak mendapatkan. Terasa terganggu oleh suara-suara. Tidak masuk kerja karena sibuk sendiri. Cukup sulit juga menjelaskan pengalaman ini, skip, blank, banyak suara-suara yang terdengar.

Kejadian merasa tertekan ini sungguh sangat menggangu melebihi pengalaman hampir mati saat serangan jantungku waktu SMA dulu. Hingga sampai saja 1000 halaman hilangnya abokep terjadi. Tulisan ini dihapus. Dipaksa terhapus mungkin lebih tepatnya. Ya takut digerebeg polisi soal tulisan seksual. Dipenjara, memalukan nama keluarga besar sekaligus membuat sedih ibu, ternyata anaknya terlalu keras kepala dan membuatnya malu. Seorang pecinta diri sendiri dan mau hidup sendiri tanpa cinta. Penikmat onani dan menyedihkan.

Diterbitkan oleh asepcashball

Mantan nett, calon pengusaha, seorang pecinta wanita yang doyan baca, nulis ma nyoba2 buat tulisan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: